Oleh: Oswald J. Smith, Litt. D
Ada sebuah mimpi yang ajaib, yang diceritakan orang pada zaman dahulu.
Seseorang bermimpi, ia melihat iblis duduk di atas tahtanya, sedang dikelilingi
oleh malaikat-malaikatnya yang jahat.
Tiba-tiba suatu pertanyaan diajukan pemimpin mereka :
"Siapakah yang ingin keluar untuk membinasakan jiwa-jiwa manusia di atas muka
bumi?"
Jawabnya segera diberikan oleh suatu makhluk jahat :
"Aku mau!"
"Apakah yang hendak kau katakan kepada mereka?"
"Akan kukatakan bahwa Tuhan itu tidak ada."
"Kau tak akan berhasil" jawabnya dengan suram.
"Umat manusia mengetahui bahwa Tuhan itu ada. Kadang-kadang mereka itu tidak mengakuinya terhadap sesama manusia, akan tetapi pada dasar hati mereka, mereka yakin bahwa Tuhan itu ada, dan pada suatu hari mereka harus datang menghadap kepada-NYA. Mereka itu dapat berusaha untuk menyangkal pikiran ini, akan tetapi apabila penyakit atau maut datang, tidaklah mudah untuk berbuat demikian.
Siasat itu tak akan dapat menghancurkan jiwa mereka."
Dan sekali lagi diulanginya pertanyaannya :
"Siapakah yang ingin keluar untuk membinasakan jiwa-jiwa manusia di atas muka bumi?"
"Aku mau!" jawab roh jahat yang lain.
"Dan apakah yang hendak kau katakan kepada mereka?"
"Akan kukatakan bahwa Tuhan itu ada, akan tetapi Ia itu Maha Adil dan Maha Suci adanya, dan mereka itu (manusia) terlampau jahat untuk datang kepada-NYA."
"Kau tak akan berhasil," jawab Iblis itu sekali lagi.
"Justru kebutuhan mereka itu akan mendorong mereka datang kepada-NYA. Disamping itu, oleh karena ada Alkitab-alkitab di dalam dunia, maka dengan membacanya saja, mereka mengetahui, bahwa Tuhan mengundang mereka datang kepada-NYA untuk menerima hidup yang kekal. Aku ingin suatu tipu muslihat yang lebih licin daripada itu."
Sekali lagi orang yang bermimpi itu mendengar pertanyaan yang mengerikan itu menggema dalam istana Raja kegelapan :
"Siapakah yang ingin keluar untuk membinasakan jiwa-jiwa manusia di atas muka bumi?"
Untuk sejenak waktu, tiada terdengar sepatah katapun.
Akhirnya roh jahat yang ketiga maju dan berdiri di hadapan tahta itu dan berkata:
"Aku mau!"
"Dan apakah yang akan kau katakan kepada mereka?"
"Akan kukatakan kepada mereka, jawabnya dengan perlahan-lahan, "bahwa Tuhan itu ada. Akan kubiarkan mereka mendengar kabar injil sebanyak kali mereka ingin mendengarnya. Mereka itu boleh mengetahui perihal Kasih Tuhan, sehingga dikaruniakan-NYA Putra-NYA yang Tunggal kepada orang-orang berdosa yang sesat, tiada akan kurintangi mereka itu."
"Tetapi bagaimanakah hal itu dapat merusak jiwa mereka?" Tanya Iblis dengan tak sabarnya.
"Akan kukatakan kepada mereka, bahwa semua itu benar adanya, akan tetapi," dengan pandangan licik ia menambahkan, "akan kukatakan kepada mereka itu, bahwa mereka masih ada cukup waktu, untuk berpikir mengenai hal menerima tawaran Tuhan itu."
Suara pernyataan setuju terdengar sayup-sayup melalui gua-gua yang diliputi perasaan putus asa itu.
"Keluarlah," ujar Penghulu Kegelapan itu. "Kau akan berhasil!"
Maka keluarlah roh jahat itu dan inilah yang dilakukannya.
**************************
Dalam sebuah kebaktian doa, yang berlangsung di sekitar daerah sebelah Barat Negara bagian Washington, seorang pemuda tampaknya telah disadarkan akan dosa-dosanya. Seorang pengerja yang bersungguh hati menghampirinya dan dengan penuh kasih memohon kepadanya, agar dicarinya akan Tuhan. Pemuda itu ragu-ragu dan akhirnya berkata, "Tidak, akan kuselesaikan soal ini, setelah pekerjaan saya selesai. Aku masih harus bekerja sebulan lagi."
Empat minggu sejak hari itu, pergilah ia bersama-sama dengan seorang teman hendak berenang di Telaga Tacoma. Sembari bertukar pakaian digunakannya kata-kata kotor. Kemudian menceburlah ia ke dalam telaga itu dan berenang menuju ke tempat air yang lebih dalam dan dingin; tiba-tiba dirasakannya kakinya kejang, lalu ia menjerit sekuat tenaga, meminta pertolongan, tetapi naasnya tenggelamlah pemuda itu.
DIA TERLAMBAT SATU BULAN.
**************************
Seorang wanita di Scotlandia mulai merasa sangat cemas mengenai keadaan jiwanya.
Pada suatu malam, demikian dikhawatirkannya jiwanya itu, sehingga ia tidak bisa tidur, lalu berjalanlah ia kian kemari dalam kecemasan hati yang amat sangat.
Kemudian ia duduk dan menulis dalam buku hariannya, "Minggu depan akan kuselesaikan soal keselamatan jiwaku."
Keesokan harinya, dikunjunginya tempat-tempat kesenangan dan kegembiraan duniawi. Lusanya, ia ditimpa suatu penyakit yang berat, tiada lama kemudian menggigaulah ia, Sebelum meninggal, tersadarlah ia untuk waktu yang cukup lama, sehingga ia dapat mengucapkan kata-kata yang penuh arti ini :
"SAYA TERLAMBAT SATU MINGGU. SAYA TERHILANG."
**************************
Seorang wanita muda di kota New York telah menghadiri suatu Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bersama-sama dengan orang tuanya. Bibinya, seorang Kristen, sangat tergerak hatinya dan mengkhawatirkan jiwa/kerohanian keponakannya, yang belum bertobat itu. Akhirnya pergilah ia kepadanya dan dengan sungguh hati memohon agar keponakannya itu datang kepada Tuhan pada saat itu juga, akan tetapi undangan itu ditolaknya.
Pada akhir kebaktian itu, pulanglah mereka. Di suatu tempat, tidak seberapa jauh dari gereja itu, sepasang kuda, yang menghela kendaraan mereka itu terkejut oleh suatu hal, sehingga kendaraan itu tergelimpang. Wanita muda itu dengan keras terlempar keluar dari kendaraan, tepat mengenai tiang telepon dan meninggal dengan seketika.
IA TERLAMBAT SATU JAM.
**************************
Memang sesungguhnya, roh jahat itu telah melaksanakan pekerjaannya dengan baik sekali. "MASIH ADA CUKUP WAKTU!" telah dibisikkan olehnya, akan tetapi "masih ada cukup waktu" akhirnya berarti "TERLAMBAT."
Iblis berkata,"Esok hari saja."
TUHAN berfirman : "Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu." (Amsal 27:1).
Iblis berkata : "Masih ada cukup waktu."
Tuhan berfirman : "Sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenaan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu." (2 Korintus 6:2).
Saudaraku yang terkasih, apakah saudara akan mendengar suara Iblis atau suara Tuhan? Jangan menunda, karena menunda sama saja dengan terlambat. Apabila Saudara mau menerima Kristus, sekaranglah waktunya, ketika Saudara membaca tulisan ini, Yesus sedang menunggu jawabanmu SEKARANG!. Maukah saudara menerima DIA?
Terimalah YESUS sebagai Tuhan dan Juruselamatmu secara pribadi!
Ucapkan doa ini: "Tuhan Yesus, saya berterima kasih untuk waktu penyelamatan yang Engkau berikan kepadaku hari ini. Saya menerima Engkau sebagai satu-satunya Tuhan dalam hidupku. Engkau adalah Juruselamat yang telah menghapus semua dosa-dosaku dan melupakan semua pelanggaran-pelanggaranku. Engkau telah mati di kayu salib dan bangkit untuk menyelamatkan jiwaku. Mulai sekarang, saya adalah anakMu, dan bertahtalah di dalam hatiku sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin"
-------------------
Keputusan Anda hari ini, menentukan masa depan Anda

Tuhan Yesus memberkati.