|
Ada kisah menarik yang saya baca hari Minggu (8/3/09) berdasarkan bacaan kotbah di gereja saya, yaitu dari Yosua 5:1-15. Diceritakan bahwa sebelum maju berperang dan mengalahkan kota Yerikho Yosua melakukan sunat masal terhadap seluruh pria Israel generasi kedua, sebagai simbol ikatan perjanjian umat pilihan Allah. Setelah itu Yosua bertemu dengan Panglima Bala Tentara Allah di sebuah lokasi dekat Yerikho. Sama seperti Musa ketika bertemu Allah di gunung Horeb, Yosua diminta melepas kasutnya karena tempat itu kudus. Setelah itu di pasal 6 ayat 2-5 Yosua menerima pewahyuan Tuhan yang intinya adalah peneguhan beserta juknis bagaimana caranya mengalahkan Yerikho. Dan dikatakan disitu bahwa kemudian Yosua berhasil menaklukkan Yerikho!
Apa rahasia kemenangan Yosua?
Pertama, perhatikan bahwa Yosua berperang untuk kepentingan Tuhan bukan untuk dirinya sendiri. Dia tidak membuat rencana untuk menyerang Yerikho, lalu meminta Tuhan memberkati dan menyertai rencananya. Tuhan sendiri yang punya agenda ini. Hal ini tidak mengherankan mengingat Yosua sama sekali belum pernah menginjak tanah Kanaan dan tidak tahu apa2 tentang apa yang di hadapannya.
Yang kedua, sebelum maju berperang dia memastikan bahwa hidupnya kudus dan tidak menyimpan dosa.
Yang ketiga, dia taat dengan ‘cara Allah’ walau strategiNya nampak aneh (berkeliling tembok Yerikho sambil meniup sangkakala, pasti terasa lucu dan memalukan bagi tentara Israel yg gagah perkasa). Dia percaya banget bhw cara apapun yg ga lazim asalkan itu dari Tuhan pasti membawa keberhasilan.
Semoga memberkati
|