Syalom,
Saya baru saja menonton film The Last Temptation Of Christ dan mempunyai pengalaman sendiri ketika menyaksikan film ini.
Memang, film ini HARUS dinonton sampai habis baru pesannya bisa didapat.
Awalnya saya nonton, dan mulai berpikir bahwa film ini sesat dengan adanya beberapa bagian yang sedikit vulgar.
Menurut saya bagian yang vulgar itu hanya untuk menyampaikan pesan bahwa Yesus pun mendapat godaan dalam hal sex tetapi Dia bisa melawannya dan menang dan
tidak berbuat dosa walaupun dalam 1 ruangan dan berdua (ayo coba kalo kita berdua dengan pacar di 1 ruangan,, hayooo)
Ada juga beberapa pernyataan dari Yesus dalam film ini seperti: "Aku seorang penipu, aku seorang munafik, aku takut akan segala sesuatu ... Lucifer ada di dalam diriku."
Ini semua betul-betul mencerminkan sisi kemanusiaanNya dan diucapkan ketika Dia belum betul-betul yakin akan panggilan Bapa yaitu salib. Dia telah melepaskan segala ke-ilahiannya sehingga sangat masuk akal jika Dia tidak mengetahui bahwa Dia sebenarnya tidak berdosa sehingga berpikir bahwa Dia pun berdosa sama seperti manusia lain.
Saya memutuskan untuk melanjutkan menonton dan mulai berpikir positif dengan jalan ceritanya sampai Yesus disalib. Tapi ketika ada "malaikat penolong" yang menurunkan Yesus dari salib, menjadikan saya berpikir kembali bahwa film ini sesat, tapi untunglah saya memutuskan untuk tetap melihat sampai akhir.
Menyaksikan Yesus menikah dan memiliki anak (tentu sangat menantang iman kita), bahkan Yesus sempat berdebat dengan Rasul Paulus, tetapi satu kata dari Rasul Paulus, "Saya tidak peduli walaupun kamu mengaku bahwa kamu adalah Yesus yang turun dari salib, yang terpenting adalah saya sedang memberitakan kematian dan kebangkitan Yesus sang Juruselamat dunia"
Memang benar, kita perlu menyaksikan film ini sampai akhir agar pesannya didapat.
Karena ternyata, pernikahan Yesus dengan Magdalena dalam film tersebut dan kehidupan Yesus yang sangat bertentangan dengan Alkitab hanyalah sebuah lamunan, renungan dan pergumulan Yesus ketika SEDANG DISALIB,
bukan kejadian betulan tapi sebuah renungan bagaimana seandainya Dia memilih turun dari salib.
Jadi ketika Dia berada disalib, Diapun bergumul dengan tawaran iblis yang menyamar sebagai "malaikat penolong" dan memberikan Yesus pilihan kesenangan dunia.
Tapi puji Tuhan karena ternyata Yesus tidak memilih kesenangan dunia yang ditawarkan iblis dengan turun dari salib, tapi dia memutuskan untuk tetap disalib dan setelah pergumulan itu, Yesus pun berkata "Sudah selesai"
Memang dibutukan kedewasaan dan iman yang teguh ketika kita menyaksikan film ini. Jadi menurut saya, orang-orang yang mengatakan film ini sesat adalah karena mereka belum dewasa dalam hal rohani dan tidak memiliki iman yang teguh.
Karena jika kita memiliki iman yang teguh, maka film atau kejadian apapun tidak akan bisa
mempengaruhi kepercayaan kita bahwa Yesus telah mati dan bangkit untuk menebus dosa-dosa kita.
Dalam beberapa khotbah, dikatakan Yesus datang ke dunia ini
sebagai manusia. Tapi dalam film-film tentang Yesus, sangat sedikit sekali memperlihatkan sisi kemanusiaan Yesus (Yang seharusnya sama seperti yang kita hadapi sebagai manusia) sehingga tidak bisa membuktikan bahwa Yesus adalah manusia biasa juga.
Film ini sangat bagus, karena mengangkat sisi manusia dari Yesus, anak Allah yang meninggalkan segala keilahianNya dan menjadi manusia biasa sama seperti kita sehingga Diapun menghadapi pergumulan yang sama dengan yang kita hadapi.
Pesan saya, sebelum menonton, berdoalah dan BERPIKIRLAH POSITIF sehingga kita menemukan hal-hal yang positif tentang kehidupanNya ketika di dunia melalui film ini. Jika kita sudah berpikir negatif, maka percayalah hanya hal-hal negatif yang akan kita dapatkan.
Seorang pemimpin sebaiknya tidak menutup mata atas film ini dengan menolak mentah-mentah, silahkan dipelajari dan ambil hal-hal positifnya sehingga kita bisa
menjadi jawaban ketika ada orang lain yang menonton film ini dan bingung.
Salam,
Romy Steven J
www.romystevenj.com
Sumber lainnya dapat dibaca di forum kristen
http://jawaban.com/forum/viewtopic.php?t=1631&sid=0bfc2200ed3c5e5051e9d0745332d76a